rAmAdhAn nih……waaaah musti berubah

syetan-kabur.jpg Marhaban yaa…. Ramadhan syetan-kabur.jpg

Ramadhan niiih….. Alhamdulillah kita ketemu lagi dengannya……cuci dosa……raih pahala yang banyak harus sudah terpatri dalam tekad kita,…..minimal rencana!!!,…… nah dengan rencana itulah kita harus konsisten dan bersabar agar rencana itu terealisasi… Aku punya khutbah Rasulullah nih dalam menyambut Ramadhan,.. simak yaa..

“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.” Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya. Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.

Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.)

Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya

Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”

(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)

 

6 Comments

  1. najwa
    Posted Agustus 29, 2007 at 8:38 am | Permalink

    ramadhan…

    klo bisa saya ibaratkan,
    ramadhan itu ibarat bunga yang harum wanginya..
    hmmmmm….
    indah dan sedap dipandang mata..
    sayangnya, bunga ini hanya tumbuh diwaktu2 tertentu..
    dan perlu usaha bagi kita untuk bisa membuat dia mekar sepanjang tahun..

    tapi…
    mungkinkah ramadhan kita anggap sebagai bunga musiman..??
    yang timbul pada saat tertentu..namun hilang tak berbekas pada saat yang lain..??

    sebenarnya itu masalah yang masih saya hadapi kak..
    bagaimana mempertahankan keimanan ini agar selalu stabil seperti ketika di bulan ramadhan..
    nikmatnya bulan ramadahan..
    ukhuwah, suasana, dan amal jama’i lainnya yang tidak saya temui di bulan lainnya..
    bagaimana mempertahankan itu semua.
    bagaimana caranya agar saya bisa membuat bunga ini selalu mekar tidak hanya di musim2 tertentu saja..
    bagaimana caranya agar kita selalu istiqomah untuk memberi perwatan kepada “sang bunga” agar terus tumbuh mekar dan memberikan keharuman sepanjang tahun??

    indahnya ramadhan..
    Bisakah kita bisa selalu bersamanya kak?
    karena terkadang saya takut jika bunga yang telah tumbuh dengan indah ini..
    tiba-tiba layu dan mati di kemudian hari..
    betapa sia2nya hidup ini..
    dan betapa meruginya..

    tapi saya berharap,
    semoga ramadhan kali ini, saya berhasil merubahnya.
    semoga dimusim kali ini, saya bisa merawat bunga ini agar selalu bersemi sepnjang hari..
    amiinn…

    Selamat datang wahai Ramadhan…
    bulan keberkahan..

  2. Nisa
    Posted Agustus 30, 2007 at 12:49 am | Permalink

    2 pekan menuju training center terbesar di muka bumi…
    kedatangannya dirindu dan dinanti, nafas2 adalah tasbih, amal diterima, doa diijabah.
    Mari mulai dengan 0-0, mohon maaf segala khilaf.

  3. fiRa
    Posted Agustus 30, 2007 at 9:34 am | Permalink

    bagUZ,,,

    fiRa aJ Lom biSa bUat

  4. lily
    Posted September 11, 2007 at 3:21 am | Permalink

    bgus bnet ka’ blogny…
    oia…jangan lupa ajarin bkin webnya yah,,,
    hehhhehheehheh

  5. deti
    Posted September 11, 2007 at 4:01 am | Permalink

    Subhanallah akh….tulisannya bagus.
    syukron ya untuk selalu mengingatkan, apalagi untuk Romadhon yg selalu dinanti.
    Semoga Romadhon kali ini lebih baik dari Romadhon sebelumnya, dan kita menjadi insan yg lebih baik.Amiin…
    Mohon maaf lahir bathin ya, klo dt ada salah2 kata.

  6. Posted September 27, 2007 at 4:30 am | Permalink

    hehe, akhwat semwa yg comment😀


Tulis sebuah Komentar

%d blogger menyukai ini: