Saat Jalan itu dimudahkan……

images_resize1.jpgMerenung sendiri……….mengingat lika-liku kehidupan yg lalu membuat hatiku merasa senang,…Kenapa?? Hmmm..iya..ternyata Allah memberi jalan buatku untuk menjadi apa yg aku inginkan. Yach..Aku ingin jadi anak IT, napa ya?? entahlah…aku pun bingung..kenapa tiba-tiba arah cita-citaku yg dulu waktu SD pengen jadi Insinyur Pertanian (sering lho aku ceritain ama temen2 waktu SD…kalo ini cita-citaku banget), lalu masuk SMP cita-cita itu masih bertahan dalam angan2 nan jauh entah dialam mana dalam pikiranku, SMP kelar…sempat bingung jg sih…mau nerusin kemana nih…SMU (nanti takutnya gak punya skill, kalo ya orang tua mampu nguliahin kalo gak) , STM (kan gak cocok banget dg cita2ku sebelumnya). Abis mau gimana lagi, Allah tentunya udah menggariskan kemudian Orang Tua juga udah meyakinkan, kalo aku masuk STM nanti bisa kerja lalu bisa bantu mereka (Alhamdulillah adek juga banyak ada 7 orang)……jadi deh.

Nah..abis STM nih…..aku mulai mencoba untuk bertahan pada status quo bercita-cita…pengen jadi anak IT oiii. Alhamdulillah….orang tua bersedia untuk berkorban sekali lagi untuk melanjutkan studi ke jenjang yg sedikit lebih tinggi, masuk D1 di salah satu Lembaga Pendidikan Komputer di Pekanbaru (sekarang masih eksis dengan nama yg sama waktu aku disana dulu, IPI (Institusi Profesi Indonesia) ). Tamat tahun 2004….. tentunya petualangan hidup mengais rupiah dimulai…aku coba untuk melamar pekerjaan…harapannya sih ditempat kerja nanti aku bisa ngembangin ilmu yang dipelajari waktu di IPI dulu yang amat sangat sedikit yg bisa dibanggakan (maklumlah cuma 1 tahun).

Namun, harapan tentunya tidak selalu seperti yang diharapkan. Alhamdulillah aku diterima bekerja di Perusahan Jasa Kiriman Titipan Kilat…..yg jobdescku waktu itu menjadi ujung tombak perusahaan menyampaikan amanah pengirim ke tujuan alias Loper. Nyambi kuliah Sabtu & Minggu aku coba untuk terus bertahan pada pekerjaan ini walaupun cukup melelahkan. Akhirnya…..akhir tahun 2005 aku memutuskan untuk berhenti….targetnya sih supaya bisa agak fokus kuliahnya trus jg ada rencana coba bisnis kecil-kecilan. Sekali lagi….harapan tentunya tidak akan selalu seperti yg diharapkan….namanya usaha!!.

Awal tahun 2006…..di Pekanbaru ada sebuah event besar pemilihan kepala daerah langsung….sebagai Kader tentunya harus siap siaga untuk menerima tugas dari struktur….tugasnya waktu itu aku diamanahin oleh Bang Dedi (Ketua DPC PKS Marpoyan Damai) sebagai Koordinator Kecamatan untuk pemenangan calon yg diusung PKS dengan urut No. 1 Erwandy-Ayat, yg Alhamdulillah dapat jd Runner UP dg peraihan suara sebesar 35 %, 65 % sisanya di raih oleh No. 2.

Selesai ajang ini, tentunya aku manyun lagi, sempat sakit juga hampir 1 minggu, soalnya selama 4 bulan terakhir jor-joran banget siang malam. Tapi, Alhamdulillah setelah itu ada yg tawarin kerjaan di kantor Konsultan, yahh namanya dikantor Konsultan, jobdescnya banyak yg gak jelas, rada gak betah juga sih, mau apa laig belum ada job lain, coba aja dulu.

Yahh……saat jalan itu dimudahkan…pucuk dicinta ulam pun tiba….ada gula ada semut (lho kemana pula ini)……akhirnya ada juga yg nawarin pekerjaan yg selama ini sangat aku idam-idamkan, lewat Bang Rian, ikhwah (-orang PKS)juga, kebetulan selaku Koordinator di sebuah warnet yg cukup populer di Pekanbaru DIGINET namanya, ditawarin deh…. siapa takut!!!. Disini aku mulai untuk belajar tentang minatku tentang IT, yah walaupun harus membuat temen2 sekerja disini bosan, tiap sebentar aku tanyain, si Diko, Pak Yadi, Bang Didi (senior-senior) , om goggle yg jadi andalan……trial and error….akhirnya aku bisa melalui tahapan ini sedikit-sedikit.

Tahapan itu terus berlanjut….berlanjut….dan akan terus berlanjut…..aku harap memang jalan ini terus dimudahkan oleh Allah….menyintai bidang ini….mempergunakan untuk hal yg positif………membantu temen2 yg sedang kesusahan……lho…..InsyaAllah…doain ya…

7 Comments

  1. Posted Agustus 2, 2007 at 7:43 am | Permalink

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

  2. de-f10
    Posted Agustus 15, 2007 at 9:32 am | Permalink

    makasih

  3. deti
    Posted Agustus 15, 2007 at 9:45 am | Permalink

    Assalamu’alaikum akh…
    Subhanallah…emang bener sih akh, kita hanya bisa berencana terhadap sesuatu, tapi ALLAH yg menentukan apa yg terbaik untuk kita.
    Ditunggu tulisan yg lainnya ya…..
    Selamat berjuang ya akh, semoga ALLAH memudahkan urusan akh, dan memberikan yg terbaik untuk dunia dan akhirat akh.Amiiin

  4. Nisa
    Posted Agustus 29, 2007 at 7:14 am | Permalink

    “Maka sesungguhnya setiap kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya setiap kesulitan itu ada kemudahan, dan kepada Allah lah dikembalikan segala urusan”,
    Keep fighting in your life Bro!, and keep istiqomah in Islam way, siiipšŸ™‚

  5. najwa
    Posted Agustus 29, 2007 at 8:12 am | Permalink

    Assalamu’alaikum..
    hmmm…
    itulah yang namanya hidup ya kak..
    ada lika-liku nya..
    ada suka dukanya..
    semuanya ada..
    sekarang, tergantung kita..gimana cara menyikapinya..
    saya pernah dihadapkan pada situasi dimana saya merasa tidak kuat untuk memikul masalah yang saya hadapi..
    tapi ternyata memang Allah adalah tempat bergantung terbaik.
    setiap kesulitan..pasti ada kemudahan..
    dan saya percaya pada janji Allah..
    mungkin itu juga yang selama ini yang masih membuat saya bertahan..
    dan kk pun demikian kan??

    So,
    tetap semngat aja yaa..
    semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan petunjuknya kepada kita semua..
    aminn..

    wassalam..

  6. lia
    Posted Januari 8, 2008 at 3:53 pm | Permalink

    assalamu’alaikum….
    lam kenal akh…saya boleh minta tolong gak,dulu saya punya teman yang kuliah di IPI pekanbaru,namanya sukadi angkatan th 97-98.sekarang gak tahu dimana berada.syukron infonya ya.bls via email aja ya

  7. Posted Januari 18, 2008 at 3:13 am | Permalink

    hidup itu adalah perjalanan panjang, proses yang terkadang membuat kita tertawa, tersenyum sekaligus menawarkan luka,,,aduhai!!!!
    dua puluh tahun kiranya saya baru mengerti bahwa hidup ini adalah kenyataan
    dan logika kita hanya mampu mimpi dan berangan-angan
    setelah saya mengetahui rencana Tuhan benar dekat denagn kita dan yang terbaik
    pada saat itu saya berjanji sama Allah
    jangan lagi engkau sesalkan diri ini
    apabila harapan tak musti nyata
    namun hamba mengerti “bahwa hanay Engkaulah Yang Maha Tahu, sejatinya mana yang terbaik buat hamba……”
    dan tatkala kita ingkar,,,,,,tentulah hidup ini tak nyaman dan selalu dalam naungan budak penyesalan dan kita terbiasa menyalahkan keterbatasan kita sebagai manusia biasa….
    aduhai tenangnya dan damai bersama-Nya
    aaaminn


Tulis sebuah Komentar

%d blogger menyukai ini: